Minggu, 30 Oktober 2016

Perusahaan Dan Lingkungan Perusahaan

Pengertian Perusahaan dan lingkungan perusahaan
Pengertian dan Definisi Perusahaan adalah suatu unit ekonomi yang diorganisasi dan dijalankan sebagai organisasi produksi yang tujuannya untuk menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi dengan tujuan untuk menyesiakan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan atau Suatu tempat untuk melakukan kegiatan proses produksi barang atau jasa. Hal ini disebabkan karena “kebutuhan” manusia tidak bisa digunakan secara langsung dan harus melewati sebuah “proses” di suatu tempat, sehingga inti dari perusahaan ialah “tempat melakukan proses” sampai bisa langsung digunakan oleh manusia. Untuk menghasilkan barang siap konsumsi, perusahaan memerlukan bahan – bahan dan faktor pendukung lainnya, seperti bahan baku, bahan pembantu, peralatan dan tenaga kerja. Untuk memperoleh bahan baku dan bahan pembantu serta tenaga kerja dikeluarkan sejumlah biaya yang disebut biaya produksi. Hasil dari kegiatan produksi adalah barang atau jasa, barang atau jasa inilah yang akan dijual untuk memperoleh kembali biaya yang dikeluarkan. Jika hasil penjualan barang atau jasa lebih besar dari biaya yang dikeluarkan maka perusahaan tersebut memperoleh keuntungan dan sebalik jika hasil jumlah hasil penjualan barang atau jasa lebih kecil dari jumlah biaya yang dikeluarkan maka perusaahaan tersebut akan mengalami kerugian. Dengan demikian dalam menghasilkan barang perusahaan menggabungkan beberapa faktor produksi untuk mencapi tujuan yaitu keuntungan. Perusahaan merupakan kesatuan teknis yang bertujuan menghasilkan barang atau jasa. Perusahaan juga disebut tempat berlangsungnya proses produksi yang menggabungkan faktor – faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Perusahaan merupakan alat dari badan usaha untuk mencapai tujuan yaitu mencari keuntungan. Orang atau lembaga yang melakukan usaha pada perusahaan disebut pengusaha, para pengusaha berusaha dibidang usaha yang beragam.
 Lingkungagan perusahaan dapat diartikan sebagai keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Sedangkan arti lingkungan secara luas mencangkup semua faktor ekstern yang mempengaruhi individu, perusahaan, dan masyarakat. Faktor-fakrot yang mempengaruhi perusahaan tersebut adalah luas dan banyak ragamnya, termaksuk aspek-aspke ekonomi, politik, sosial, etika-hukum, dan ekologi.
B. Tempat dan Kedudukan Perusahaan
Pemilihan tempat dan letak perusahaan merupakan faktor penting untuk menjamin tercapainya:
• Tujuan perusahaan
• Efisiensi perusahaan 
• Daerah pemasaran produk
1. Tempat kedudukan perusahaan, adalah kantor pusat perusahaan tersebut yang dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga lainnya.
2. Letak perusahaan, adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik atau pabrik dipengaruhi oleh factor ekonomi, untuk efisiensi yang berkaitan dengan biaya.
3. Jenis-jenis letak perusahaan, dibedakan menjadi empat yaitu:
a. Terikat pada alam. Pada umumnya karena tersediaan dan kemudahan bahan baku.
Contoh : Perusahaan timah, emas, minyak bumi.
b. Terikat sejarah. Perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu daerah tertentu karena hanya dapat di jelaskan berdasarkan sejarah.
Contoh : Perusahaan batik, pekalongan.
c. Ditetapkan oleh pemerintah. Perusahaan yang didirikan atas dasar pertimbangan, keamanan, politik dan kesehatan.
Contoh : Perusahaan kimia, limbah dampaknya dapat ditekan serendah mungkin.
d. Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi. Seperti yang bersifat industri adalah: ketersediaan bahan mentah, tenaga air, tenaga kerja, modal, transportasi, kedekatan dengan pasar, dan kesesuaian iklim.

 Lingkungan Perusahaan
Keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Pada dasarnya lingkungan perusahaan dibedakan menjadi :
1. Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusaan. Lingkungan eksternal meliputi variabel-variabel di luar organisasi yang dapat berupa tekanan umum dan tren di dalam lingkungan societal ataupun faktor-faktor spesifik yang beroperasi di dalam lingkungan kerja (industri) organisasi. Variabel-variabel eksternal ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu ancaman dan peluang, yang mana memerlukan pengendalian jangka panjang dari manajemen puncak organisasi.
Ada dua lingkungan yang berpengaruh disini, yaitu lingkungan societal dan lingkungan kerja. Lingkungan societal meliputi tekanan-tekanan umum yang mempengaruhi secara luas, misalnya tekanan di bidang ekonomi, teknologi, politik, hukum, dan sosial budaya. Tekanan ini terutama sering berpengaruh pada keputusan jangka panjang organisasi. Sementara itu, lingkungan kerja memasukkan semua elemen yang relevan dan mempengaruhi organisasi secara langsung. Elemen-elemen tersebut dapat berupa pemerintah, kreditur, pemasok, karyawan, konsumen, pesaing, dan lainnya.
Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :
a. Lingkungan eksternal makro, adalah lingkungan eksternal yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha.
Contoh :
• Keadaan alam: SDA, lingkungan.
• Politik dan hankam: kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh politik dan hankam negara dimana perusahaan berada menciptakan.
• Hukum
• Perekonomian
• Pendidikan dan kebudayaan
• Sosial dan budaya
• Kependudukan
• Hubungan internasional.
b. Lingkungan eksternal mikro, adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha.
Contoh :
• Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan.
• Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian hasil-hasil produksi ke konsumen.
• Teknologi: yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll.
• Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.
2. Lingkungan Internal
Lingkungan internal dalah faktor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi.
Contoh :
• Tenaga kerja
• Peralatan dan mesin
• Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana)
• Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan
• Sistem informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan.


Letak perushaaan

 Letak perusahaan sering pula disebut tempat kediaman perusahaan,yaitu tempat dimana perusahaan melakukan kegiatannya sehari-hari.Sedangkan istilah tempat kedudukan perusahaan dapat diartikan sebagai tempat kantor pusat perusahaan.
Dengan semakin tajamnya persaingan serta banyaknya perusahaan yang saat ini bermunculan,maka pemilihan letak perusahaan ini sudah tidak mungkin dilakukan dengan cara coba-coba.Karena dengan cara itu perusahaan akan kalah dalam bersaing;disamping waktu harus berpacu,juga efisiensi di bidang biaya perlu mendapat perhatian.Oleh karena itu pemilihan letak perusahaan ini harus dilakukan dan diputuskan melalui beberapa pertimbangan yang disertai fakta yang kongkrit dan lengkap.
Dalam pendirian perusahaan harus menyesuaikan pula dengan letak perusahaan tersebut akan didirikan, harus memperhitungkan untung dan ruginya. Ada 4 (empat) jenis letak perusahaan :
   1 .Letak Perusahaan yang Terikat Pada Alam
           Letak perusahaan ini sangat ditentukan oleh sumber-sumber alam, jadi tidak dapat ditentukan oleh manusia; misalkan, usaha pertanian dan pertambangan.

2. Letak Perusahaan Berdasarkan Sejarah
Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah di lokasi itu. Misalkan kerjainan batik di daerah Surakarta dan Yogyakarta, hal ini disebabkan dulu seni membatik ini dimulai dari para wanita dalam Kraton di kedua kota itu.

3. Letak Perusahaan yang Ditetapkan oleh Pemerintah
Dalam hal ini pemerintahlah yang menentukan dimana perusahaan harus menjalankan aktivitasnya. Hal ini agar masyarakat di sekitar lokasi itu tidak merasa terganggu karena adanya perusahaan tersebut. Misalnya, pabrik senjata/amunisi, peternakan babi, dan pabrik obat-obatan.

4. Letak Perusahaan yang Dipengaruhi oleh Faktor-faktor Ekonomi
Jenis perusahaan ini bersifat industri. Di sini ada bebarapa faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan letak perusahaan :
a. Dekat dengan bahan baku
Contoh : pabrik gula, pabrik semen

b. Dekat dengan pasar
Di sini perusahaan sedekat mungkin dengan pasar atau konsumen.
Contoh : pabrik roti (Bakery), rumah makan dan juga perusahaan jasa seperti Bank/Asuransi.

c. Dekat dengan pemasuk tenaga kerja
Bagi perusahaan yang banyak membutuhkan tenaga kerja bukan ahli, cenderung memperhatikan agar dekat dengan tenaga kerja tersebut.
Contoh : pabrik rokok, pabrik kembang gula.

d. Dekat dengan penyedia sumber tenaga/energi
Contoh : pabrik peleburan bijih besi, aluminium dan baja.

e. I k l i m
Suatu perusahaan seringkali membutuhkan adanya iklim dan pengaturan suhu udara yang tertentu.
Contoh : pabrik the, pemintalan kapas, industri jamur.

f. Ongkos Transport
Misalkan pabrik mobil, sangat membutuhkan lancarnya transportasi. Apabila jalan-jalan yang akan dilalui produk perusahaan ke konsumen sudah baik, maka diharapkan ongkos transportnya juga akan menjadi rendah.

g. Besarnya suplai modal
Perusahaan yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya, cenderung akan memilih tempat dimana penananman modal cukup besar disertai tingkat bunga yang cukup rendah.

Apa kaitannya perusahaan dengan lembaga sossial?
Perusahaan adalah suatu unit kegiatan produksi yang menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat jadi bukan untuk mencapai keuntungan maximal tapi juga mempunyai tujuan membuka kesempatan kerja, pertimbangan politik dan upaya pengabdian kepada masyarakat. Jadi, perusahaan bisa dikatakan lembaga sosial karena membantu menyejahterakan masyarakat dengan cara membuka lapangan pekerjaan, sehingga taraf hidup masyarakat pun sedikit terbantu.
Setiap pendirian perusahaan pastilah memiliki tujuan yang ingin dicapai berikut tujuan pendirian perusahaan ada 2 yaitu:
1. Tujuan Ekonomis
Tujuan Ekonomis berkenaan dengan upaya perusahaan berupaya menciptakan laba, menciptakan pelanggan/konsumen, dan menjalankan upaya-upaya pengembangan dengan memusatkan perhatian pada kebutuhan masyarakat dalam hal produkyang di inginkan, kualitas, harga, kuantitas, waktu pelayanan, kegunaan produk, dan sebagai
2. Tujuan Sosial
Perusahaan memperhatikan keinginan investor, karyawan, penyedia, faktor-faktor produksi, maupun masyarakat luas. Kedua tujuan tersebut saling mendukung untuk mencapai tujuan utama perusahaan , yaitu memberi kepuasan kepada keinginan konsumen ataupun pelanggan .

CIRI – CIRI PERUSAHAAN
ciri – ciri perusahaan mencerminkan ke khasan perusahaan tersebut agar mudah dikenali , berikut ciri – ciri perusahaan berkenaan dengan variable berikut :
                           
1.       Operatif : dalam hal ini perusahaan dijumpai dengan adanya aktivitas ekonomi yang berkenaan dengan kegiatan produksi , penyediaan atau pendistribusian barang dan jasa
2.     Koordinatif : di setiap perusahaan dibutuhkan koordinasi untuk mencapai tujuan tertentu yaitu mendukung satu sama lainnya .
3.     Regular : yaitu upaya untuk mencapai kesinambungan perusahaan agar tetap berjalan .
4.    Dinamis : lingkungan selalu berubah , setiap perusahaan dituntut agar bersifat dinamis agar dapat bertahan dan mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan tersebut .
5.     Formal : untuk memenuhi keadaan ini , perusahaan selaku pelaku ekonomi harus terdaftar di pemerintah serta tunduk pada peraturan yang berlaku serta memenuhi syarat pendiriannya .
6.    Lokasi : dalam hal ini setiap perusahaan harus mendirikan perusahaan yang kawasannya yang secara geografis yang jelas .
7.     Pelayanan bersyarat : terkait dengan tujuannya , dalam hal ini perusahaan harus menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang bersedia membelinya agar perusahaan dapat memperoleh keuntungan , berkembang dan tetap bertahan .
 1. Kapitalisme
Kapitalisme secara etimologis berasal dari kata caput, yang artinya kepala, kehidupan, dankesejahteraan. Makna modal dalam kapital, seharusnya diinterprestasikan sebagai titik kesejahteraan, dengan makna kesejahteraan, definisi kapital mulai dikembangkan dengan artiakumulasi keuntungan yang diperoleh dalam setiap transaksi ekonomi. Oleh sebab itu,interprestasi awal dari kapitalisme adalah proses pengusahaan kesejahteraan untuk bisamemenuhi kebutuhan. Dalam definisi ini sebetulnyakapitalisme mempunyai definisi yangkonstruktif-manusiawi. Kapitalisme didefinisikan sebagai paham yang mau melihat sertamemahami proses pengambilan dan pengumpulan modal balik (tentu saja yang sudahdikumpulkan secara akumulatif) yang diperoleh dari setiap transaksi komoditas ekonomi. Padasaat itu pula, kapitalisme tidak hanya dilihat sebagai ideologi teristis tapi berkembang menjadi paham yang mempengaruhi perilaku ekonomi manusia. Contoh negara yang menganut paham kapitalisme adalah AS, Inggris, dan Jerman.   
1. Kelebihan :
Tiap - tiap individu sebagai warga negara diberi kebebasan memilih pekerjaan yang ia sukai dengan bakatnya.
Adanya persaingan yang kuat yang menyebabkan setiap individu selalu berusaha untuk maju.
Kualitas barang lebih terjamin karena untuk dapat bersaing di pasaran setiap individu harus berusaha menghasilkan barang yang berkualitas baik.
Kualitas pelayanan terjamin karena merupakan faktor yang sangat penting dalam bersaing.
Produksi didasarkan atas kebutuhan masyarakat.
2. Kelemahan :
Adanya tindakan kurang sehat dalam persaingan. Hal ini untuk memenangkan mereka dalam persaingan tersebut.
Adanya persaingan di dalam pasar dapat menimbulkan monopoli.
Adanya persaingan yang kuat di antara individu meyebabkan terjadinya kesenjangan antara yang kuat dan yang lemah makin lebar. Dengan demikian, distribusi pendapatan yang merata sulit tercapai.
2. Sosialisme
Sosialisme atau sosialis dapat mengacu kebeberapa hal yang berhubungan dengan ideologi ataukelompok ideologi, sistem ekonomi dan negara. Penggunaan istilah ekonomi sering digunakandalam berbagai konteks yang berbeda-beda oleh berbagai kelompok tetapi hampir semua sepakat bahwa istilah ini berawal dari pergolakan kaum buruh industri dan buruh tani pada abad ke-19hingga awal abad ke-20 berdasarkan prinsip solidaritas dan memperjuangkan masyarakategalitarian yang dengan sistem ekonomi menurut mereka dapat melayani masyarakat banyak daripada hanya segelintir elite. Contoh negara yang menganut paham sosialisme adalah Laos,Jerman.
1. Kelebihan:
Pemerintah mudah mengadakan pengendalian.
Kebutuhan masyarakan dapat dipenuhi secara merata karena jalannya perekonomian berada pada pemerintah.
Semua bentuk produksi dimiliki dan dikelola oleh negara, sedangkan keuntungan yang diperoleh akan digunakan untuk kepentingan-kepentingan negara.
2. Kelemahan :
Hak milik perseorangan tidak diakui
Individu tidak mempunyai kebebasan untuk memiliki barang dan jasa.
Individu tidak mempunyai kebebesan untuk membuka usaha
Jalur birokrasi panjang sehingga sulit dalam pengambilan keputusan
Tidak adanya kebebasan mengakibatkan kreativitas masyarakat tidak berkembang 

http://septinalove.blogspot.com/2010/06/lingkungan-perusahaan.html
http://sitabungadia.wordpress.com/2010/10/08/perbedaan-antara-perusahaan-dan-lembaga-sosial/
http://indrianibachrudin.blogspot.com/
http://hudyboom.blogspot.com/2010/10/pengertian-lingkungan-terhadap.html
http://indahpertiwi2.wordpress.com/2012/11/04/perusahaan-dan-lingkungan-perusahaan/

Kamis, 20 Oktober 2016

PENGERTIAN BISNIS 
menurut “skinner 1992” , bisnis adalah pertukaran barang dan jasa atau uang yang saling menguntungkan dan member manfaat.
Bisnis mempunyai arti dasar sebagai “THE BUYING AND SELLING OFF GOODS AND SERVICES”
bisnis tidak terlepas dari aktivitas produksi, pembelian dan penjualan maupun pertukaran barang dan jasa untuk dapat menghasilkan laba.
Bagi si pelaku bisnis meningkatkan standar hidup mrlalui institusi pedidikan, keagamaan,perkumpulan social dan ekonomi (perusahaan)

KARAKTERISTIK SISTEM BISNIS
 
Beberapa karakteristik umum yang dianggap harus dimiliki suatu proses bisnis adalah:
1.    Definitif: Suatu proses bisnis harus memiliki batasan, masukan, serta keluaran yang jelas.
2.    Urutan: Suatu proses bisnis harus terdiri dari aktivitas yang berurut sesuai waktu dan ruang.
3.    Pelanggan: Suatu proses bisnis harus mempunyai penerima hasil proses.
4.    Nilai tambah: Transformasi yang terjadi dalam proses harus memberikan nilai tambah pada penerima.
5.    Keterkaitan: Suatu proses tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus terkait dalam suatu struktur organisasi.
6.    Fungsi silang: Suatu proses umumnya, walaupun tidak harus, mencakup beberapa fungsi.
Sering kali pemilik proses, yaitu orang yang bertanggung jawab terhadap kinerja dan pengembangan berkesinambungan dari proses, juga dianggap sebagai suatu karakteristik proses bisnis.
Selain karakteristik umum diatas, proses bisnis juga memiliki karakteristik bisnis sebagai berikut:
Semua orang mendambakan bisnis yang memiliki karakteristik sebagai berikut :
1. Modal rendah. Jika terjadi kegagalan dalam bisnis yang sedang digeluti, maka kegagalan tersebut tidak akan mengakibatkan kerugian yang besar.
2. Adanya pengarahan, bimbingan dan dukunagn. Pengarahan, bimbingan dan dukungan ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang :
- Cara memulai bisnis tersebut.
- Cara mengelola dan mengembangkan bisnis tersebut.
- Cara menghadapai hambatan yang ada.
- Pembimbingan yang mampu mengingatkan dan memberikan motivasi seperti pertemuan, training, seminar, dsb.
3. Risiko kecil. Jika mungkin, bisnis tersebut tidak berisiko sama sekali.
4. Pendapatan besar. Tingkat pendapatan ini diharapkan dapat terus dikembangkan hingga tidak terbatas.
5. Ekspansi mudah. Bisnis ini harus bisa diperluas wilayahnya hingga seluas-luasnya.
Selama ini, belum pernah ditemukan karakteristik bisnis idaman tersebut. Ketika muncul sebuah peluang bisnis dengan karakteristik di atas, banyak orang yang justru TIDAK PERCAYA. Akibatnya, reaksi mereka adalah :
- Memandang sebelah mata pada bisnis tersebut.
- Mencurigai bisnis tersebut dan menganggap semuanya itu hanya kebohongan dan penipuan.

- Menghindari dan menganggap bisnis tersebut tidak mungkin dilakukan.      

   PERAN BISNIS DALAM KEHIDUPAN SEKARANG    
Menurut saya peran bisnis pada kehidupan sekarang sangat sentral, karena setiap aspek kehidupan pada saat ini dari hal kecil maupun hal yang besar bisa di jadikan peluang bisnis, dari yang hanya iseng-iseng dan serius pun banyak kita jumpai di dunia bisnis saat ini.
Berbisnis pada era globalisasi sekrarang sangat berpengaruh bagi perkembangan dan pertumbuhan bagi setiap Negara,berbisnis pada zaman ini pun semakin mudah karena adanya media social seperti instgram, dengan kemudahan menjual barang-barang dan menawakan suatu jasa di media social seperti intagram membuat kemudahan bagi konsumen dan produsenya, selain instgram ada juga situs dan aplikasi jual beli yang memudah kan kita berbisnis pada zaman ini

KLASIFIKASI BISNIS 
Untuk mengindentifikasi peluang bisnis ada 2 fase yaitu : 
1 .    Untuk menemukan gagasan 
Ada 4 “empat” untuk memperoleh gagasan peluang bisnis baru:
a.      Diri sendiri
Kepekaan untuk bertanya dengan diri sendir,apa yang di perlukan dan di beli oleh orang lan.
b.      Pelanggan dan pesaing              
Sulit, karena tidak selalu jujur mengatakan segala hal yang ingin di ketahui    
c.       Pasar  
Keberhasilan suatu produk di suatu pasar kerapkali dapa melahirkan gagasan tentang sukses dan potensial di suatu pasar lain
d.      Produk yang gagal 
Suatu evaluasi yang mendalam atas produk yang baru
           
2.      Gagasan yang berhubungan dengan peluang bisnis 
1.analisis personal
2.analisi situasi
3. merumuskan wilayah yang tidak di ketahui 
4.mensurvei pelanggan sasaran 
             
DAFTAR PUSTAKA    
https://feelinbali.blogspot.co.id/2013/09/tugas-etika-bisnis-pengertian-bisnis.html

Minggu, 09 Oktober 2016

Pengalaman Saya PPSPPT 2016 di Universitas Gunadarma

Pengalaman PPSPPT di Universitas Gundarma menurut saya sangat berkesan, di mulai dengan acara PPSPPT Universitas pada tanggal 7 September 2016, di sana saya dan mahasiswa baru di perkenalkan Universitas Gunadrma dari awal berdirinya Universitas Gunadarma hingga sekarang ini. Tidak hanya itu saja, saya dan mahasiswa baru pun di beri pengarahan dan masukan untuk menjadi mahasiswa yang berprestasi di bidang akademik dan non akademik.

Acara berikutnya saya dan mahasiswa baru di beri sosialisasi tentang teknologi informasi dan website resmi yang ada di Universitas Gunadarma.  Acara berikutnya yaitu kuliah perdana, di sana saya dan mahasiswa baru di kumpulkan di auditorium sesuai jurusan yang kita pilih, saya memilih jurusan Akuntansi dan di beri pelajaran-pelajaran dasar dari Akuntansi, dan mata kuliah yang akan kita pelajari hingga lulus nanti. 

Acara terakhir yaitu PPSPPT Fakultas Ilmu Ekonomi (FE) banyak sekali kegiatan yang menyenangkan selama PPSPPT fakultas, di situ kita di perkenalkan dengan Presiden BEM (FE) dan anggota-anggota BEM, setelah itu ada pemilihan Queen and King 2016 setelah itu ada pembagian buku dan alamamater, sungguh pengalaman yang tak akan terlupakan.  

http://www.gunadarma.ac.id/
http://baak.gunadarma.ac.id/
http://studentsite.gunadarma.ac.id/